Tata Cara Wudhu

1. Niat, yaitu kemauan hati melakukan wudhu untuk menjalankan perintah Alloh dan mencari keridhoan-Nya

2. Jika engkau hendak melakukan wudhu maka berniatlah di dalam hatimu untuk melakukannya, dan janganlah engkau melafadzkan dengan lisanmu, karena tidak ada dalil atas pelafadzan niat tersebut, kemudian sebutlah nama Alloh. Sabda Rosululloh sholollohu alaihi wassalam (yang artinya): Tidak sah wudhu seseorang yang tidak disebutkan nama Alloh pada­nya.” (Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan yang lainnya, lihat Shohihul Jami’: 7444)

3. Kemudian basuhlah kedua telapak tanganmu sebanyak tiga kali, lalu berkumurlah tiga kali, lalu masukkanlah air ke dalam hidung sebanyak tiga kali, yang ini dilakukan dengan tangan kanan, dan di setiap kalinya keluarkanlah air dari hidung dengan tangan kiri.

4. Kemudian basuhlah wajahmu sebanyak tiga kali, dan disunnahkan bagi seorang laki-laki untuk menyela-nyela jenggotnya.

5. Kemudian basuhlah kedua tangan sampai siku sebanyak tiga kali.

6. Lalu usaplah kepalamu semuanya sebanyak satu kali,

7. Kemudian usaplah kedua telingamu, dan hukum telinga adalah hukum kepala, karena kedua telinga adalah bagian dari kepala.

8. Kemudian basuhlah kedua kakimu sebanyak tiga kali, dan disunnahkan bagimu menggosok sela-sela jari-jari keduanya dengan jari kelingking.

9. Ini semua dilakukan dengan tartib, dan muwa’alah, yaitu melakukan gerakan wudhu langsung setelah gerakan yang sebelumnya, dan disunnahkan juga mendahulukan anggota tubuh yang kanan pada gerakan-gerakan

10. Dan termasuk sunnah adalah berhemat dalam memakai air, tidak berlebih-lebihan, sungguh telah datang hadits bahwa Nabi n pernah berwudhu sekali-sekali, dua kali-dua kali, dan tiga kali-tiga kali

Hal-hal yang membatalkan wudhu

1. Keluarnya sesuatu dari kemaluan atau dubur, sedikit atau banyak seperti kencing, berak, madzi, wadi, dan kentut.

2. Tidur yang lama dan berat yang tidak menyisakan kesadaran dan dalam keadaan pantatnya tidak duduk di tanah

3. Menyentuh dzakar dengan bagian dalam telapak tangan atau jari-jari tanpa adanya penghalang.

4. Hilangnya akal dan tertutupnya dengan sebab gila, pingsan, dan mabuk. Hilangnya akal membatalkan wudhu

5. Murtad

6. Makan daging onta.